Showing posts with label ILMU PENGETAHUAN. Show all posts
Showing posts with label ILMU PENGETAHUAN. Show all posts

Tuesday, September 13, 2016

Pengertian Employee Engagement / Keterlibatan Karyawan unsur teori dan indikator keterlibatan karyawan

Employee Engagement / Keterlibatan Karyawan

Pengertian Employee Engagement / Keterlibatan Karyawan
Keterlibatan karyawan secara intensif dalam penyampaian layanan dapat pula menimbulkan masalah kualitas, yaitu berupa tingginya variabilitas layanan yang dihasilkan. Faktor-faktor yang bisa memengaruhinya antara lain : upah rendah (umumnya) karyawan yang melayani atau berinteraksi langsung dengan pelanggan memiliki tingkat pendidikan dan upah yang paling rendah dalam sebuah perusahaan), pelatihan yang kurang memadai atau bahkan tidak sesuai dengan kebutuhan organisasi, tingkat perputaran karyawan terlalu tinggi, motivasi kerja karyawan rendah dan lain-lain.

Schaufeli mendefinisikan employee engagement sebagai keadaan motivasional yang positif yang mengandung karakteristik vigor, dedication dan absorption. Dengan penjelasan masing-masing aspek sebagai berikut :

Vigor

Vigor diartikan sebagai level energi dan resiliensi yang tinggi, terdapat kemauan untuk menginvestasikan tenaga, presistensi dan tidak mudah lelah. Kekuatan (vigor) meliputi tingginya energi dan semangat yang dirasakan disertai kegembiraan, kerelaan untuk memberikan usaha maksimal terhadap setiap kinerjanya, dan ketahanan mental ketika menemui kesulitan dalam bekerja.

Vigor atau semangat mencerminkan kesiapan untuk mengabdikan upaya dalam pekerjaan seseorang, sebuah usaha untuk terus energik saat bekerja dan kecenderungan untuk tetap berusaha dalam menghadapi tugas kesulitan atau kegagalan. Merupakan curahan energi dan mental yang kuat selama bekerja, keberanian untuk berusaha sekuat tenaga dalam menyelesaikan suatu pekerjaan, dan tekun dalam menghadapi kesulitan kerja. Juga kemauan untuk menginvestasikan segala upaya dalam suatu pekerjaan, dan tetap bertahan meskipun menghadapi kesulitan.

Dedication

Dedication diartikan sebagai keterlibatan yang kuat ditandai oleh antuasiasme dan rasa bangga dan inspirasi. Pengabdian (dedication) merupakan suatu kondisi ketika karyawan mempunyai keterlibatan yang kuat dengan pekerjaannya dan munculnya perasaan tertantang, antusias, dan merasa bahwa pekerjaan yang dilakukannya tersebut dapat memberikan inspirasi yang signifikan bagi dirinya baik secara sosial maupun personal.

Dedikasi mengacu pada identifikasi yang kuat dengan pekerjaan seseorang dan mencakup perasaan antusiasme, inspirasi, kebanggaan, dan tantangan. Merasa terlibat sangat kuat dalam suatu pekerjaan dan mengalami rasa kebermaknaan, antusiasme, kebanggaan, inspirasi dan tantangan.

Absorption
http://kumpulanku-indonesia.blogspot.com/
pekerja

Absorption diartikan sebagai keadaan terjun total pada karyawan (sulitnya memisahkan karyawan dari pekerjaannya). Penghayatan (Absorption) meliputi konsentrasi dan kesenangan hati yang amat sangat sehingga mengalami kesulitan untuk lepas dari pekerjaannya dan merasakan bahwa waktu berlalu sangat cepat selama bekerja.

Dimensi ketiga dari work engagement adalah penyerapan atau absorbsi, Absorpsi ditandai dimana seseorang menjadi benar-benar tenggelam dalam pekerjaan, dengan waktu tertentu ia akan merasa sulit untuk melepaskan diri dari pekerjaannya. Dalam bekerja karyawan selalu penuh konsentrasi dan serius terhadap suatu pekerjaan. Dalam bekerja waktu terasa berlalu begitu cepat dan menemukan kesulitan dalam memisahkan diri dengan pekerjaan.

Kunci untuk membentuk fokus pada pelanggan adalah menempatkan para karyawan untuk berhubungan dengan pelanggan dan memberdayakan mereka untuk mengambil tindakan yang diperlukan dalam rangka memuaskan para pelanggan. Jadi unsur yang paling penting dalam pembentukan fokus pada pelanggan adalah interaksi antara karyawan dan pelanggan.

Elemen terpenting lainnya dalam keterlibatan terpadu adalah pemberdayaan karyawan. Oleh karena itu karyawan perlu mendapat perhatian khusus dari manajemen, yaitu dengan cara memberdayakannya kea rah yang lebih baik. Selanjutnya menurut Tenner dan Detoro terdapat tiga dimensi dalam membangun pemberdayaan karyawan yaitu :

Membangun kesejajaran (alignment), melalui : (1) memberi pengajaran tentang visi, misi, nilai, dan tujuan/sasaran. (2) membangun komitmen pada setiap orang.

Membangun kemampuan (capability), dengan sasaran pada : (1) indivisdu : kecakapan (ability), keterampilan (skill), dan pengetahuan (knowledge). (2) Sistem : kemampuan dalam menangani bahan baku (materials), metode (methods), dan mesin (machines).

Membangun kepercayaan (trust), bila dicapai dengan cara saling mempercayai antara para manajer dan para karyawan.

Teori Employee Engagement / Keterlibatan Karyawan

Kemampuan, kesanggupan dan pemberdayaan karyawan, para karyawan diperlakukan sebagai profesional yang memiliki kemampuan, dan diberdayakan untuk menggunakan pertimbangannya sendiri dalam melakukan hal-hal yang dianggap perlu dalam rangka memuaskan kebutuhan pelanggan. Hal ini berarti setiap karyawan memahami betul-betul produk yang mereka tawarkan dan kebutuhan pelanggan yang berkaitan dengan produk tersebut. Ini juga berarti bahwa karyawan diberi sumber daya dan dukungan yang dipelrukan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan.

Karyawan harus selalu dimotivasi agar lebih meningkatkan produktivitasnya. Sebab adakalanya pada diri karyawan timbul kejenuhan bekerja dan bosan. Apabila gejala ini terjadi pada diri karyawan, dapat dilihat cirri-cirinya sebagai berikut : absensi (ketidak hadiran) meningkat, disiplin merosot, produktivitasnya menurun, labour turn over (tingkat keluar masuk karyawan berhenti dan pelamar baru masuk) makin tinggi, ada tuntutan karyawan yang tidak henti - hentinya, sampai pada gejolak pemogokan.

Ada beberapa alasan mengapa setiap organisasi perlu mengambil tindakan dengan melibatkan karyawan pada promosi terhadap karyawan :

Meningkatkan semangat kerja


Apabila promosi betul-betul diberikan kepada mereka yang menghasilkan prestasi kerja yang tinggi, maka ada daya perangsang bagi para karyawan untuk mempertinggi semangat kerja. Semangat kerja yang tinggi merupakan faktor terpenting bagi organisasi dalam rangka meningkatkan kinerja organisasi secara keseluruhan.

Menjamin stabilitas karyawan

Karyawan yang di promosi akan merasa tenang dan merasa bahwa tugas-tugas yang selama ini dikerjakan betul-betul dihargai. Ketidak stabilan karyawan berarti organisasi harus seringkali mengadakan penarikan karyawan, pemilihan karyawan, melatih dan memberikan pesangon kepada mereka yang berhenti bekerja.

Memajukan karyawan
Karyawan yang cukup dan memberikan prestasi kerja yang baik harus dikembangkan. Seorang karyawan dapat dikembangkan dengan menugaskan mereka untuk menerima kekuasaan dan tanggung jawab yang lebih besar dengan kata lain melalui promosi.

Indikator Employee Engagement / Keterlibatan Karyawan


Schaufeli mendefinisikan employee engagement sebagai keadaan motivasional yang positif yang mengandung karakteristik vigor, dedication dan absorption. Vigor diartikan sebagai level energi dan resiliensi yang tinggi, terdapat kemauan untuk menginvestasikan tenaga, presistensi dan tidak mudah lelah. Dedication diartikan sebagai keterlibatan yang kuat ditandai oleh antuasiasme dan rasa bangga dan inspirasi. Absorption diartikan sebagai keadaan terjun total pada karyawan (sulitnya memisahkan karyawan dari pekerjaannya).

Keterlibatan Karyawan Perspektif Islam

Islam memberikan konsep adanya an-nafs al-muthmainnah (jiwa yang tenang). Jiwa yang tenang ini tentu saja tidak berarti jiwa yang mengabaikan tuntutan aspek material dari kehidupan. Tentu saja ia tetap memerlukan semua pemenuhan kebutuhan fisiologis jasmani termasuk juga kenyamanan-kenyamanan (comforts). Tetapi pemuasanan kebutuhan harus dibarengi dengan adanya kekuatan moral, ketiadaan tekanan batin (tention) dan adanya keharmonisan hubungan antar sesama manusia dalam sebuah masyarakat.

Keterlibatan karyawan secara intensif dalam penyampaian layanan dapat pula menimbulkan masalah kualitas, yaitu berupa tingginya variabilitas layanan yang dihasilkan. Faktor-faktor yang bisa memengaruhinya antara lain : upah rendah (umumnya) karyawan yang melayani atau berinteraksi langsung dengan pelanggan memiliki tingkat pendidikan dan upah yang paling rendah dalam sebuah perusahaan), pelatihan yang kurang memadai atau bahkan tidak sesuai dengan kebutuhan organisasi, tingkat perputaran karyawan terlalu tinggi, motivasi kerja karyawan rendah dan lain-lain.

Pribadi muslim adalah manusia yang sangat memperhatikan produktivitas. Dirinya merasa dikejar oleh suatu “utang” yang harus segera dibayar apabila kehidupannya tanpa makna, apalagi tidak produktif. Seorang muslim sadar bahwa Allah menciptakan langit dan bumi sebagai ujian, siapakah di antara manusia yang paling prestatif amalnya (surah al-Kahfi: 7).



Artinya : “Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang di bumi sebagai perhiasan baginya, agar Kami menguji mereka siapakah di antara mereka yang terbaik perbuatannya” (Q.S Al Kahfi:7).



http://kumpulanku-indonesia.blogspot.com/
buruh


by:mbak imma



Thursday, September 8, 2016

KARYA TULIS TENTANG EKONOMI SYARIAH



Melihat dari perkembangan perekonomian saat ini, Indonesia juga merupakan Negara yang terkena dampak akan pengaruh globalisasi ekonomi. Semenjak ekonomi global ini mencuat banyak respon beragam terhadap kasus ini yang mengakibatkan dampak positif dan dampak negatif bagi perkonomian Indonesia. Dampak positif yang dapat diterima saat ini adalah Indonesia dapat terdorong untuk melakukan produksi secara besar-besaran terhadap produk Indonesia yang juga dapat menyerap lagi tenaga kerja lebih banyak yang dapat mengurangi pengangguran dan juga Indonesia dapat menikmati segala produk impor tanpa harus berpergian ke luar negeri.




Salah satu faktor yang akhir-akhir ini harus menjadi perhatian para emiten adalah mengenai adanya perkembangan standar akuntansi yang baru. Hal ini harus menjadi perhatian khusus agar para pelaku bisnis mampu menyesuaikan aturan akuntansi yang baru agar tidak mempengaruhi penyampaian pelaporan keuangan perusahaan yaitu ketentuan Pernyataan Standar Akuntansi (PSAK) yang sudah disesuaikan dengan International Accounting Standard/International Financial Reporting Standard (IAS/IFRS). Badan Pengawas Pasar Modal dan Laporan Keuangan (BAPEPAM dan LK) juga menyesuaikan peraturan yang sesuai dengan standar internasional, hal ini agar para emiten dapat menyampaikan laporan keuangan secara tepat waktu sesuai dengan aturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Laporan Keuangan (BAPEPAM dan LK) dan juga disesuaikan dengan standar akuntansi Internasioanal.




Perusahaan go public di Indonesia saat ini mengalami perkembangan yang pesat. Semua perusahaan yang go public diwajibkan untuk menyampaikan laporan keuangan yang disusun sesuai dengan standar akuntansi keuangan dan telah diaudit oleh akuntan publik yang terdaftar di Badan Pengawas Pasar Modal dan Laporan Keuangan (BAPEPAM dan LK). Karena salah satu cara bagi investor untuk memantau kinerja perusahaan go public adalah melalui laporan keuangan yang dipublikasikan (Sari, 2011). Akibatnya permintaan laporan keuangan semakin meningkat.




Data Indonesian Stock Exchange pada tanggal 18 Agustus 2011 menunjukkan bahwa secara keseluruhan ada 116 perusahaan yang tidak tepat waktu dalam penyampaian laporan keuangan pada tahun 2010 dari 337 perusahaan yang terdaftar






Bursa Efek Jakarta. Perusahaan yang tergolong terlambat dalam penyampaian laporan keuangan tersebut ada sebanyak 61 perusahaan yang berasal dari sektor manufaktur. Fenomena inilah yang menarik untuk dicermati karena ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan merupakan salah satu pencerminan kredibilitas atas kualitas informasi yang dilaporkan dan pencerminan tingkat kepatuhan terhadap regulasi yang ditetapkan.

Laporan keuangan memberikan informasi penting mengenai prusahaan bagi pihak-pihak yang membutuhkan. Adapun pihak-pihak yang membutuhkan informasi keuangan perusahaan yaitu kreditur, pemegang saham, dan manajemen. Mengingat pentingnya informasi perusahaan dalam pengambilan keputusan maka ketepatan waktu pelaporan memegang peranan tinggi dan berharga bagi pihak-pihak yang membutuhkan.




Tuntutan akan kepatuhan terhadap ketepatan waktu dalam penyajian laporan keuangan kepada publik di Indonesia telah diatur dalam Undang-Undang No.8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal. Tanggal 5 Juli 2011, Badan Pengawas Pasar Modal dan Laporan Keuangan (BAPEPAM dan LK) mengeluarkan lampiran Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Laporan Keuangan (BAPEPAM dan LK) Nomor: Kep-346/BL/2011 Tentang Kewajiban Penyampaian Laporan Keuangan Berkala Emiten atau Perusahaan Publik yang menyatakan bahwa Laporan keuangan tahunan wajib disertai dengan laporan Akuntan dalam rangka audit atas laporan keuangan. Laporan keuangan tahunan wajib disampaikan kepada Badan Pengawas Pasar Modal dan Laporan Keuangan (BAPEPAM dan LK) dan diumumkan kepada masyarakat paling lambat pada akhir bulan ketiga setelah tanggal laporan keuangan tahunan. Ketepatan waktu penyusunan atau pelaporan suatu laporan keuangan suatu perusahaan dapat berpengaruh pada nilai laporan keuangan tersebut. Keterlambatan informasi akan menimbulkan reaksi negatif dari pelaku pasar modal. Informasi yang disajikan oleh laporan keuangan mengandung sebuah good news dan bad news yang dapat mempengaruhi keputusan investasi.




Ketepatan waktu (timeliness) merupakan salah satu faktor penting dalam menyajikan suatu informasi yang relevan. Karakteristik informasi yang relevan harus mempunyai nilai prediktif dan disajikan tepat waktu. Laporan keuangan sebagai sebuah informasi akan bermanfaat apabila informasi yang dikandungnya disediakan tepat waktu bagi pembuat keputusan sebelum informasi tersebut kehilangan kemampuannya dalam mempengaruhi pengambilan keputusan. Jika terdapat penundaan yang tidak semestinya dalam pelaporan, maka informasi yang dihasilkan akan kehilangan relevansinya.




Kebutuhan akan ketepatan waktu pelaporan keuangan secara jelas telah disebutkan dalam kerangka dasar penyusunan penyajian laporan keuangan bahwa ketepatan waktu merupakan salah satu karakteristik kualitatif yang harus dipenuhi, agar laporan keuangan yang disajikan relevan untuk pembuatan keputusan. Profesi akuntansi pun mengakui akan kebutuhan terhadap ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan. Hal ini ditunjukkan dalam pekerjaan akuntan yang selalu berusaha untuk tepat waktu dalam menyajikan laporan keuangan.




Pada penjelasan UU No.8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal diterangkan dengan jelas kewajiban untuk menyampaikan dan mengumumkan laporan yang berisi informasi berkala tentang kegiatan usaha dan keadaan keuangan perusahaan publik. Dimana hal tersebut tidak hanya sekedar untuk efektivitas pengawasan oleh Badan Pengawas Pasar Modal dan Laporan Keuangan (BAPEPAM dan LK) dan ketersediaan informasi bagi masyarakat, tapi juga diperlukan oleh investor (pemodal) sebagai dasar pengambilan keputusan investasi. Agar pengambilan keputusan investasi berdaya guna dan relevan, maka diperlukan ketersediaan informasi yang tepat waktu.




Informasi laporan keuangan harus disampaikan tepat waktu atau sesegera mungkin untuk menghindari hilangnya relevansi informasi yang terdapat didalamnya, sehingga keputusan-keputusan ekonomi dapat segera diambil. Sesuai dengan ketentuan Badan Pengawas Pasar Modal dan Laporan Keuangan (BAPEPAM dan LK) Nomor X.K.2 tahun 2002 yang mewajibkan perusahaan menyampaikan laporan keuangan yang telah diaudit paling lambat dalam waktu 90 hari atau akhir bulan ketiga setelah tahun buku berakhir. Ketepatan waktu pelaporan keuangan merupakan karakteristik penting bagi laporan keuangan. Laporan keuangan yang diserahkan tepat waktu akan memberikan andil bagi kinerja yang efisien terhadap pasar saham untuk fungsi evaluasi dan penetapan harga (pricing) serta membantu mengurangi tingkat insider trading, kebocoran dan rumor di pasar saham, laporan keuangan yang disampaikan tepat waktu akan mengurangi asimetri informasi, yang mendorong penyajian laporan keuangan secara penuh (full disclosure). Ikatan Akuntansi Indonesia sebagaimana dikutip Kadir, juga menyatakan bahwa manfaat suatu laporan akan berkurang jika laporan tersebut tidak tersedia tepat waktu.





Praktek bisnis berdasarkan prinsip syariah yang beroperasi sesuai dengan prinsip-prinsip syariah Islam atau dengan kata lain yaitu bank yang tata cara beroperasi mengacu kepada ketentuan-ketentuan Islam (Al Qur’an dan Hadits). Kegiatan yang mengacu kepada Al Quran dan Al Hadist, dimaksudkan agar kegiatan operasionalnya tidak melanggar larangan dan perintah Al Quran dan Al Hadist. Pelanggaran mengenai riba, sebagaimana firman Allah SWT dalam Surat Al Baqarah: 275, yaitu:



Artinya: “Orang-orang yang memakan riba tidak akan berdiri melainkan sebagaimana berdirinya orang yang dirasuk setan dengan terhuyung-huyung karena sentuhannya. Yang demikian itu karena mereka mengatakan “perdagangan itu sama dengan riba”. Padahal Allah telah menghalalkan perdagangan dan mengharamkan riba, oleh karena itu barang siapa telah sampai kepadanya peringatan dari tuhannya lalu ia berhenti (dari memakan riba) maka itu ahli neraka mereka kekal di dalamnya.” (Qs. Al-Baqarah:275)




Perbedaan penelitian ini dengan penelitian sebelumnya adalah jika pada penelitian terdahulu obyek yang diteliti adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia, maka pada penelitian ini obyek yang diteliti lebih spesifik pada perusahaan yang terdaftar pada Indeks Saham Syariah Indonesia dengan menggunakan laporan keuangan tahunan periode tahun 2013.




Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) merupakan indeks saham yang mencerminkan keseluruhan saham syariah yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Konstituen Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) adalah keseluruhan saham syariah tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan terdaftar dalam Daftar Efek Syariah (DES). Konstituen Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) direview setiap 6 bulan sekali (Mei dan November) dan dipublikasikan pada awal bulan berikutnya.




Konstituen Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) juga dilakukan penyesuaian apabila ada saham syariahyang baru tercatat atau dihapuskan dari Daftar Efek Syariah (DES). Metode perhitungan Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menggunakan rata-rata tertimbang dari kapitalisasi pasar.




Tahun dasar yang digunakan dalam perhitungan Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) adalah awal penerbitan DES yaitu Desember 2007. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) diluncurkan pada tanggal 12 Mei 2011.




Oleh karena itu, penulis tertarik meneliti lebih lanjut dengan mengangkat judul “Pengaruh Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, Leverage dan Likuiditas Terhadap Ketepatan Waktu Pelaporan Keuangan Perusahaan yang Terdaftar pada Indeks Saham Syariah Indonesia Periode Tahun 2013”.














karya : mbak laila

Tuesday, September 6, 2016

CARA DAFTAR BLOG DAN daftar ADSENSE SERTA daftar adsoptimal


Mempunyai blog pastinya sebuah keinginan bagi meraka yang menyukai akan dunia tulis-menulis, dengan alasan agar hoby mereka dapat tersalurkan dan karya mereka dapat dinikmati oleh semua kalangan masyarakat, tak terkucuali bagi mereka yang menginginkan penghasilan tambahan lewat internet.

ah kali ini saya akan menjelaskan cara membuat blog gratis di blogger/ blogspot. Sebenarnya banyak sekali yang menyediakan blog gratisan seperti wordpress, joomla dll. tetapi saya lebih memilih blogger dengan alasan karena bloggerlah yang paling popular saat ini dan juga agar kita dapat memaksimalkan fasilitas yang telah disediakan oleh raksasa google.

Sebelum memulai alangkah baiknya kita mengetahui sekilas apa itu yang dimaksud dengan blog?. Blog adalah singkatan dari webblog, yang isinya dapat diupdate kapanpun dan dimanapun serta dapat memberikan sebuah komentar dari apa yang kita postingkan.

Tanpa panjang lebar langsung saja kita akan membahas caranya, tetapi terlebih dahulu kita harus mempunyai email dari akun google. jika anda belum mempunya baca artikel cara membuat email di google.

CARA DAFTAR BLOG/BLOGER
  1. sebelumnya anda harus punya akun google klik di sini klik disini
  2. daftar bloger di www.bloger.com 
  3. klik buat blog dan akan muncul seperti di bawah ini
    http://kumpulanku-indonesia.blogspot.co.id/
    bloger
    selamat ber kreasi yaaa

CARA DAFTAR ADSENSE

PERTAMA anda harus merubah bahasa blog untuk sementara lah
klik setelan lalu klik bahasa dan pemformatan kayak di bawah ini

ganti bahasa dengan bahasa inggris atau bahasa internasional yang lain
<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script> <!-- klik di sini kawan --> <ins class="adsbygoogle"      style="display:inline-block;width:728px;height:90px"      data-ad-client="ca-pub-8835573098005182"      data-ad-slot="2133047559"></ins> <script> (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); </script>

klik simpan setelan di atas
lalau refresh/muat ulang  halaman ini

lalu akan muncul link penghasilan lalu klik saja akan muncul hlaman seperti dibawah
<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script> <!-- klik di sini kawan --> <ins class="adsbygoogle"      style="display:inline-block;width:728px;height:90px"      data-ad-client="ca-pub-8835573098005182"      data-ad-slot="2133047559"></ins> <script> (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); </script>
blog

daftara adsense biasanya butuh persetujuan dari adsense blog anda akan di lihat dan di negosiasikan oleh pihak google menurut saya lumayan sulit mendaftar adsense tapi  selalu berusahalah karena adsense adalah patokan dari semua iklan di web ok
yang perlu di operhatikan blog buat daftar adsense adalah 
  1. posting harus memakai paragraf yang lumayan panjang sekitar 500 huruf
  2. singkron kan photo dengan picasa di google agar photo menjadi lisensi google jangan asal copas di blog lain from google album archive adalah file dari google picasa yang anda upload
  3. vidio bisa di singkronkan ke youtube
  4. untuk file lain ada google drive ya
  5. untuk meyakinkan pihak google anda juga bisa menjadi webmaster dengan mendaftar google analis klik disini dan google console klik disini dan pelajarilah baik- baik keduannya ini sampai berhasil karena keduannya menurut saya adalah kunci paling mudah meyakinkan pihak google
selamat belajar jangan lupa klik iklan adsense nya ya


cara mendaftar selain adsense ada juga oprerator iklan alain rekomendasi saya adalah adsoptimal karena dia tidak harus di klik pemirsa atau pengunjung blog anda anda tetap akan di bayar yang penting iklannya tampil di blog anda .klik disini untuk mendaftar daftar adsense adsoptional klik disini 
http://www.adsoptimal.com/?ss=ref38840
adsoptional


selamat belajar semoga berhasil kawan 
jangan lupa klik iklannya ya






Monday, September 5, 2016

ABOUT R.A KARTINI BIOGRAPHY AND HISTORY



Raden Adjeng Kartini come from the gentry or nobility Java class . She was the daughter of Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, 



His father was the Regent of Jepara , Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat,  recorded was one of four people rank Kanjeng regent who was able to read , write and speak Dutch .


From his father's side,, Kartini lineage can be traced to Hamengkubuwana VI . Regent Sosroningrat lineage can be traced back even to the palace of the kingdom of Majapahit . Since Prince Dangirin became regent of Surabaya in the 18th century , the ancestors of Sosroningrat fill many key positions in pradja Praja .

Kartini's father was originally a district officer in Mayong ( the area north of the town of Jepara ) . Kartini was the daughter of the first wife, but not the principal wife . His mother named M.A. Ngasirah , daughter of Haji Nyai Siti Aminah and Kyai Haji Madirono , a religious teacher in Telukawu, Jepara

mother R.A Kartini namely M.A. Ngasirah itself is not highborn , but only ordinary people , therefore the time colonial Regulation requires a regent hath nobleman. Because M.A. Ngasirah not the high nobility , then his father remarried with Raden Adjeng Woerjan ( Moerjam ) , a direct descendant of King Madura . After the marriage , the Kartini 's father was appointed as regent in Jepara can replace the biological father R.A. Woerjan , R.A.A. Tjitrowikromo .



http://kumpulanku-indonesia.blogspot.com/
R.A KARTINI


Regarding Biography and Profile R.A Kartini , he was born on 21 April 1879 in the city of Jepara , His birth was later celebrated as Kartini 's Day For honor of his services to the people of Indonesia . Kartini was born in the middle of the royal family and therefore he earned a RA ( Raden Ajeng ) in front of his name , the title itself ( Raden Ajeng ) used by Kartini before he married , a married then knighted used is RA ( Raden Ayu ) according to the Javanese tradition 


Kartini was the 5th child of 11 siblings and stepfather. Of all siblings, Kartini is the eldest daughter. His grandfather, Prince R.A. Woerjan, R.A.A. Tjitrowikromo, was appointed regent at the age of 25 years and became known in the mid-19th century as one of the first district that gives higher education at that time to their children. Kartini's brother, Sosrokartono, a very intelligent man in the field of language.


Kartini allowed to attend school in the ELS (Europese Lagere School). Here Kartini then studied Dutch and attend school there until he was 12 years old because when it was, according to custom Java when the girls 12 years of age must stay home for 'seclusion' (not allowed to leave the house again. His job just waiting for the man who comes to propose. He will form a new family.)

Because R.A KARTINI could speak Dutch, then at home he began to learn on their own and wrote letters to friends correspondence coming from the Netherlands. One is Rosa Abendanon that much support. From books, newspapers, and magazines Europe From where Kartini became interested in the mindset of European women think. Kartini interested in the progress of European women. Arise desire to promote indigenous women, because he saw that indigenous women are at a low social status.



Kartini many read newspapers Semarang who nurtured Pieter De Locomotief Brooshooft, he also received leestrommel (package bookstore magazine circulated to the subscription). This includes the magazine culture and science are quite heavy, there is also a Dutch women's magazine De Hollandsche Lelie. Kartini was then several times sending his writings and published in De Hollandsche Lelie. Sometimes Kartini called one essay or quote a few sentences. His attention was not solely about the emancipation of women, but also the common social problems. Kartini also touched on religion, for example, he questioned why men can be polygamous, and why the holy book should be read and memorized without obligation to memahaminya.ketika mendenagar a pupil he was chanting, so beautiful and peaceful deemed kartini. But because the student who read Arabic language, he does not understand what could only feel alone, The verse sounds beautiful and certainly has a very deep meaning. because of the desires of curiosity and he asked the student teacher. " What is the meaning of the ayat- ayat language, why not translate our own , so we can mempelajarinaya well .
The teachers feared heresy because of lack penegetahuan about religion and misinterpretation of the authenticity of those paragraphs therefore he did not bother to translate , but translating these ayat- not a ban but a precaution against people who are not responsible . He criticized the religion teacher alone with the language and manners inggil good . and the religious teachers understand and God willing will keep the mandate .

R.A KARTINI I got religion but I do not understand my religion then how can I learn about my religion , whether verses only to read and memorize what Understanding Your tampa course content and purpose of these verses .



R.A KARTINI saw the struggle of women to obtain their freedom , autonomy and legal equality as part of a broader movement . Among the books read Kartini before the age of 20 , there is the title of Max Havelaar and Love Letters Multatuli . De Stille Kraacht ( Magical Power ) by Louis Coperus . Then the work of Van Eeden , Augusta de Witt 's work is mediocre , roman - feminist work Goekoop de - Jong Mrs Van Beek and an anti - war romance bouquet of Berta Von Suttner , Die Waffen Nieder (Put Weapons ) . All of them speak Dutch .


The letters that Kartini wrote many such complaints about the condition of indigenous women in which he saw an example of Javanese culture that when it is more inhibiting the progression of native women at the time. It was also revealed in his writing that there are many constraints faced by indigenous women , especially in Java to be more advanced . lofty ideals of R.A Kartini is he wants to see indigenous women can seek knowledge and learn what it is today . New ideas about emancipation or equality of indigenous women if Kartini , considered a novelty that can change society's views. In addition , the writings of Kartini also contains namely the significance of belief , wisdom and beauty , humanity and nationalism .


R.A KARTINI wrote suffering of women in Java like to be secluded, not free in studying or learning, as well as their indigenous me-ngekang women's freedom. When entering a period of 'waiting' man who would come to propose to her (future seclusion), by reading bubu-books and other magazines that insight and knowledge even more open. He even grew to understand, customs must be held firm and strong, turned out to be tightly bound. Customs are contrary to their nature as human beings. He was very confident. God never ever one created him as a human being of female sex. What is clear is one of God's creatures called humans who created it mores! Customs which make ideals like touching the sky! Kartini was very agitated. Repeatedly he asked himself, why does it have to happen? Why men do not have to experience as experienced himself and his people? But he could not find a satisfactory answer anxiety. He knew, it was all because of their very strong fence named mores. Kartini also conceived a desire to jump the fence very powerful and he sure could. He was able to pursue his dream to become a teacher. But who can not afford and could not do was mencorengkan charcoal on the forehead of her parents. Pendobrakannya at customs will surely make her parents to shame and humiliation highly. Obviously he did not dare and did not intend to make the father and mother to shame and humiliation for his behavior. However, what should he do? R.A KARTINI did not know the exact answer. And it's getting made him uneasy.


Her friend Rosa Abendanon Dutch woman , and Estelle "Stella " Zeehandelaar also supports the ideas expressed by R.A Kartini .

http://kumpulanku-indonesia.blogspot.com/
BUKU HABIS GELAP TERBITLAH TERANG OLEH R.A KARTINI

http://kumpulanku-indonesia.blogspot.com/
BUKU PANGGIL AKU KARTINI OLEH R.A KARTINI  




Everything that is troubling him, all that occupied the minds and thoughts and all that she felt with nature as a Javanese woman expressed through letters which then dispatches to his close friend, Abendanon, who became Director of Teaching Netherlands. Later, a collection of Kartini's letters were recorded and titled Door Duistemis tot Licht (Out of Darkness to Light). In addition to personal letters to Abendanon, Kartini also sent a letter to get a scholarship to study in the Netherlands.

Even within the walls of seclusion yet Kartini know, there was a very intelligent young man who needed a scholarship to continue his education. The young man was not from his tribe. He came from Minangkabau, West Sumatra. Agus Salim name. Kartini want to do good for his countrymen's friend. He returned to the Netherlands sent a letter requesting that the scholarship was awarded to Agus Salim. Unfortunately, Agus Salim did not take advantage of the kindness Kartini on the grounds that only Agus Salim alone knows.


Kartini instantly forget the beauty of the learning environment in the Netherlands when he had opened the door of his own household . He has been married . He has belonged to a man . He had to serve him with the best as did her mother to her father . By her parents , Kartini told to marry a regent of Rembang, K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat, who already had three wives . Kartini married on November 12 , 1903. Her husband understood Kartini desires and Kartini given the freedom to establish schools and supported women in the east gate Apex district office complex , or in a building that is now used as a Boy Scout Building.




http://kumpulanku-indonesia.blogspot.com/
SCOUT BUILDING SCHOOL BUILDING DURING R.A KARTINI rembabang city




The first and last child at the same time , Soesalit Djojoadhiningrat , was born on September 13, 1904. A few days later , on September 17 , 1904, Kartini died at the age of 25 years . Kartini was buried in the village of Bulu,  Bulu subdistrict , Rembang city.

http://kumpulanku-indonesia.blogspot.com/
pemakaman dari r.a kartini





Thanks to his perseverance Kartini , then founded School of Women by the Kartini Foundation in Semarang in 1912 , and then in Surabaya , Yogyakarta , Malang , Madiun , Cirebon and other areas . The school name is " Kartini Schools " . Kartini Foundation was founded by the family Van Deventer , a figure Ethical Policy

http://kumpulanku-indonesia.blogspot.com/
yayasan katini



After Kartini died, Mr. J.H. Abendanon collect and record the letters which had been sent R.A Kartini to his friends in Europe. Abendanon then served as Minister of Culture, Religion, and Crafts Indies. The book was entitled "Door Duisternis tot Licht which literally means" From Darkness Into Light "". Book collection of Kartini's letters was published in 1911. This book is printed five times, and at last there is an additional mold Kartini's letters. In 1922, Balai Pustaka published in Malay with a title that translates to Out of Darkness to Light: Boeah Mind, which is a translation by the Four Brothers. Then in 1938, out Out of Darkness to Light version Armijn a poet poet New Pane. Armijn divides the book into five chapters discussion to indicate a change in thinking Kartini all the time correspondence. This version was printed as many as eleven times. Kartini's letters in English has also been translated by Agnes L. Symmers. In addition, Kartini's letters also been translated into languages ​​Javanese and Sundanese.

Publication of Kartini's letters , a native woman , very interesting Dutch society , and Kartini's thoughts began to change the view of Dutch society against indigenous women in Java . Kartini's thoughts contained in his letters was also the inspiration for the national awakening figures Indonesia , among others W.R. Soepratman who created a song called Ibu Kita Kartini . Now the song is very popular among students across the country . The song describes the core of our mother Kartini women's struggle for independence . Now the women's liberation embodied in the concept of women's emancipation . 

http://kumpulanku-indonesia.blogspot.com/

five rupiah currency display R.A KARTINI



song "IBU KITA KARTINI"


Ibu kita Kartini

Putri sejati

Putri Indonesia

Harum namanya


Ibu kita Kartini

Pendekar bangsa

Pendekar kaumnya

Untuk merdeka


Wahai ibu kita Kartini

Putri yang mulia

Sungguh besar cita-citanya

Bagi Indonesia


Ibu kita Kartini

Putri jauhari

Putri yang berjasa

Se Indonesia



Ibu kita Kartini

Putri yang suci

Putri yang merdeka

Cita-citanya


Wahai ibu kita Kartini

Putri yang mulia

Sungguh besar cita-citanya

Bagi Indonesia


Ibu kita Kartini

Pendekar bangsa

Pendeka kaum ibu

Se-Indonesia


Ibu kita Kartini

Penyuluh budi

Penyuluh bangsanya

Karena cintanya


Wahai ibu kita Kartini

Putri yang mulia

Sungguh besar cita-citanya

Bagi Indonesia

created by


W.R. Supratman 

wilkipedia sources , the history of Indonesia , and information from other web, thanks all.


by youtube




TENTANG R.A KARTINI BIOGRAFI DAN SEJARAH lagu nasional

Raden Adjeng Kartini berasal dari kalangan priyayi atau kelas bangsawan Jawa. Ia merupakan putri dari Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, 

Ayahnya adalah Bupati Jepara, Raden Mas Adipati Aria Sosroningrat, yang tercatat merupakan salah seorang dari 4 orang berpangkat Kanjeng Bupati yang ketika itu mampu membaca, menulis dan berbicara dalam bahasa Belanda.

Dari sisi ayahnya, silsilah Kartini dapat dilacak hingga Hamengkubuwana VI. Garis keturunan Bupati Sosroningrat bahkan dapat ditilik kembali ke istana Kerajaan Majapahit. Semenjak Pangeran Dangirin menjadi bupati Surabaya pada abad ke-18, nenek moyang Sosroningrat mengisi banyak posisi penting di Pangreh Praja.

Ayah Kartini pada mulanya adalah seorang Wedana di Mayong (daerah di utara kota jepara). 
Kartini adalah putri dari istri pertama, tetapi bukan istri utama. Ibunya bernama M.A. Ngasirah, putri dari Nyai Haji Siti Aminah dan Kyai Haji Madirono, seorang guru agama di Telukawur, Jepara.
Ibu R.A Kartini yaitu M.A. Ngasirah sendiri bukan keturunan bangsawan, melainkan hanya rakyat biasa saja, oleh karena itu Peraturan kolonial waktu itu mengharuskan seorang bupati beristerikan seorang bangsawan. Karena M.A. Ngasirah bukanlah bangsawan tinggi, maka ayahnya menikah lagi dengan Raden Adjeng Woerjan (Moerjam), keturunan langsung Raja Madura. Setelah perkawinan itu, maka ayah Kartini diangkat menjadi bupati di Jepara menggantikan kedudukan ayah kandung R.A. Woerjan, R.A.A. Tjitrowikromo.


RADEN AJENG KARTINI


Mengenai Biografi dan Profil R.A Kartini, beliau lahir pada tanggal 21 April tahun 1879 di Kota Jepara, Hari kelahirannya itu kemudian diperingati sebagai Hari Kartini untuk menghormati jasa-jasanya pada bangsa Indonesia. Kartini lahir di tengah-tengah keluarga bangsawan oleh sebab itu ia memperoleh gelar R.A (Raden Ajeng) di depan namanya, gelar itu sendiri (Raden Ajeng) dipergunakan oleh Kartini sebelum ia menikah, jika sudah menikah maka gelar kebangsawanan yang dipergunakan adalah R.A (Raden Ayu) menurut tradisi Jawa.

Kartini adalah anak ke-5 dari 11 bersaudara kandung dan tiri. Dari kesemua saudara sekandung, Kartini adalah anak perempuan tertua. Kakeknya, Pangeran R.A. Woerjan, R.A.A. Tjitrowikromo, diangkat bupati dalam usia 25 tahun dan dikenal pada pertengahan abad ke-19 sebagai salah satu bupati pertama yang memberi pendidikan tinggi pada masa itu kepada anak-anaknya. Kakak Kartini, Sosrokartono, adalah seorang yang pintar dalam bidang bahasa. 


Kartini diperbolehkan bersekolah di ELS (Europese Lagere School). Disinilah Kartini kemudian belajar Bahasa Belanda dan bersekolah disana hingga ia berusia 12 tahun sebab ketika itu menurut kebiasaan jawa ketika itu, anak perempuan usia 12 tahun harus tinggal dirumah untuk 'dipingit' (Tidak diperkenankan keluar rumah lagi. Tugasnya hanya tinggal menunggu lelaki yang kelak datang untuk melamarnya. Ia akan membentuk keluarga baru.)

Karena Kartini bisa berbahasa Belanda, maka di rumah ia mulai belajar sendiri dan menulis surat kepada teman-teman korespondensi yang berasal dari Belanda. Salah satunya adalah Rosa Abendanon yang banyak mendukungnya. Dari buku-buku, koran, dan majalah Eropa Dari sinilah Kartini mulai tertarik dengan pola pikir perempuan Eropa .Kartini tertarik pada kemajuan berpikir perempuan Eropa. Timbul keinginannya untuk memajukan perempuan pribumi, karena ia melihat bahwa perempuan pribumi berada pada status sosial yang rendah.

Kartini banyak membaca surat kabar Semarang De Locomotief yang diasuh Pieter Brooshooft, ia juga menerima leestrommel(paket majalah yang diedarkan toko buku kepada langganan). Di antaranya terdapat majalah kebudayaan dan ilmu pengetahuan yang cukup berat, juga ada majalah wanita Belanda De Hollandsche Lelie. Kartini pun kemudian beberapa kali mengirimkan tulisannya dan dimuat di De Hollandsche Lelie. Kadang-kadang Kartini menyebut salah satu karangan atau mengutip beberapa kalimat. Perhatiannya tidak hanya semata-mata soal emansipasi wanita, tapi juga masalah sosial umum.

Kartini juga menyinggung tentang agama, misalnya ia mempertanyakan mengapa laki-laki dapat berpoligami, dan mengapa kitab suci itu harus dibaca dan dihafal tanpa perlu kewajiban untuk memahaminya.ketika itu dia mendenagar seorang murid sedang mengaji, begitu indah dan damai dirasa kartini. Tapi karena yang di baca murid tersebut berbahasa arab, beliau tidak mengerti apa artinya hanya bisa merasakan saja, 
Ayat tersebut terdengar indah sekali dan pastinya mempunyai arti yang sangat dalam. karena keingin tahuannya lalu ia bertanya pada guru murid tersebut.
"apa arti ayat- tersebut mengapa tidak di terjemahkan kebahasa kita sendiri, supaya kita bisa mempelajarinaya dengan baik. 
guru tersebut takut akan terjadi bidah karena kurangnya penegetahuan tentang agama dan salah tafsir tentang keaslian ayat- ayat tersebut oleh karena itu beliau tidak mau menerjemahkannya, tapi menerjemahkan ayat- tersebut bukanlah larangan tapi pencegahan terhadap orang-orang yang tidak bertanggung jawab. beliau mengkritik sorang guru agama tersebut dengan bahasa dan krama inggil yang baik. dan guru agama tersebut mengerti dan insyaallah akan menjaga amanat tersebut.

R.A KARTINI saya punya agama tapi saya tak mengerti bahasa agama saya lalu bagaimana saya bisa mempelajari agama saya tersebut, apakah ayat-ayat tersebut hanya untuk di baca dan di hafalkan saja tampa mengeri apa isi dan maksud dari ayat-ayat tersebut.

Kartini melihat perjuangan wanita agar memperoleh kebebasan, otonomi dan persamaan hukum sebagai bagian dari gerakan yang lebih luas. Di antara buku yang dibaca Kartini sebelum berumur 20, terdapat judul Max Havelaar dan Surat-Surat Cinta karya Multatuli. Lalu De Stille Kraacht (Kekuatan Gaib) karya Louis Coperus. Kemudian karya Van Eeden yang bermutu tinggi, karya Augusta de Witt yang sedang-sedang saja, roman-feminis karya Nyonya Goekoop de-Jong Van Beek dan sebuah roman anti-perang karangan Berta Von Suttner, Die Waffen Nieder (Letakkan Senjata). Semuanya berbahasa Belanda.

Surat-surat yang kartini tulis banyak berupa keluhan-keluhan mengenai kondisi wanita pribumi dimana ia melihat contoh kebudayaan jawa yang ketika itu lebih banyak menghambat kemajuan dari perempuan pribumi ketika itu. Ia juga mengungkapkan dalam tulisannya bahwa ada banyak kendala yang dihadapi perempuan pribumi khususnya di Jawa agar bisa lebih maju.

Cita-cita luhur R.A Kartini adalah ia ingin melihat perempuan pribumi dapat menuntut ilmu dan belajar seperti sekarang ini. Gagasan-gagasan baru mengenai emansipasi atau persamaan hak wanita pribumi olah Kartini, dianggap sebagai hal baru yang dapat merubah pandangan masyarakat. Selain itu, tulisan-tulisan Kartini juga berisi tentang yaitu makna Ketuhanan, Kebijaksanaan dan Keindahan, peri kemanusiaan dan juga Nasionalisme.

Kartini menuliskan penderitaan perempuan di jawa seperti harus dipingit, tidak bebas dalam menuntut ilmu atau belajar, serta adanya adat yang me-ngekang kebebasan perempuan.

Ketika memasuki masa 'penantian' lelaki yang akan datang melamarnya (masa pingitan),dengan membaca bubu-buku majalah dan lainnya itu wawasan dan pengetahuannya malah semakin terbuka. Ia malah semakin mengerti, adat-istiadat yang harus dipegangnya teguh-teguh ternyata erat-erat membelenggunya. Adat istiadat itu berlawanan dengan kodratnya sebagai manusia. Ia sangat yakin. Tuhan tidak pemah sekali-kali salah menciptakan dirinya sebagai manusia berjenis kelamin wanita. Yang jelas salah adalah makhluk ciptaan Tuhan bernama manusia yang menciptakan adat istiadat itu! Adat istiadat yang membuat cita-citanya seperti menyentuh langit!

Kartini sangat gelisah. Berulang-ulang Ia bertanya pada dirinya sendiri, mengapa hal itu harus terjadi? Mengapa kaum lelaki tidak harus mengalami seperti yang dialami diri dan kaumnya? Namun ia tidak menemukan jawaban yang memuaskan kegelisahannya. Yang ia tahu, itu semua karena adanya pagar teramat kuat bernama adat-istiadat.

Terbetik pula keinginan Kartini untuk melompati pagar teramat kuat itu dan ia yakin mampu melakukannya. Ia merasa mampu mengejar cita-citanya menjadi guru. Namun yang tidak mampu dan tidak mungkin dilakukannya adalah mencorengkan arang di kening orang tuanya. Pendobrakannya pada adat istiadat sudah pasti akan membuat orang tuanya mendapat malu dan kehinaan yang sangat. Jelas Ia tidak berani dan juga tidak berniat membuat ayah dan ibunya mendapat malu dan kehinaan atas kelakuannya. Namun, apa yang harus Ia lakukan? Kartini tidak tahu jawaban pastinya. Dan itu semakin membuatnya gelisah.

Teman wanita Belanda nya Rosa Abendanon, dan Estelle "Stella" Zeehandelaar juga mendukung pemikiran-pemikiran yang diungkapkan oleh R.A Kartini.
kumpulanku-indonesia.blogspot.com
R.A KARTINI

Segala yang meresahkan hatinya, segala yang memenuhi benak dan pikirannya serta segala yang dirasakannya dengan kodratnya sebagai wanita Jawa diungkapkannya melalui surat-surat yang lantas dikirimkannya ke teman dekatnya, Abendanon, yang menjadi Direktur Pengajaran Belanda. Kelak, kumpulan surat-surat Kartini itu dibukukan dan diberi judul Door Duistemis tot Licht (Habis Gelap Terbitlah Terang). Selain surat pribadi kepada Abendanon, Kartini juga mengirimkan surat permohonan untuk mendapatkan bea siswa untuk bersekolah di Belanda.

Sekalipun dari balik tembok pingitan namun Kartini tahu, ada seorang pemuda cerdas yang sangat membutuhkan bea siswa untuk melanjutkan pendidikannya. Pemuda itu bukan berasal dari sukunya. Ia berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat. Agus Salim namanya. Kartini ingin berbuat baik bagi sahabat Sebangsanya itu. Ia pun kembali mengirimkan surat ke Belanda dan memohon agar bea siswa itu diberikan kepada Agus Salim. Sayang, Agus Salim tidak memanfaatkan kebaikan Kartini itu dengan alasan yang hanya Agus Salim sendiri saja yang tahu.

Kartini seketika melupakan keindahan suasana belajar di negeri Belanda ketika ia telah membuka pintu rumah tangganya sendiri. Ia telah bersuami. Ia telah menjadi milik seorang lelaki. Ia harus melayani lelaki itu dengan sebaik-baiknya seperti yang dilakukan ibunya terhadap ayahandanya.

Oleh orang tuanya, Kartini disuruh menikah dengan bupati Rembang, K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat, yang sudah pernah memiliki tiga istri. Kartini menikah pada tanggal 12 November 1903. Suaminya mengerti keinginan Kartini dan Kartini diberi kebebasan dan didukung mendirikan sekolah wanita di sebelah timur pintu gerbang kompleks kantor kabupaten Rembang, atau di sebuah bangunan yang kini digunakan sebagai Gedung Pramuka.
http://kumpulanku-indonesia.blogspot.coM/
GEDUNG PRAMUKA GEDUNG SEKOLAH   PADA MASA R.A KARTINI

Anak pertama dan sekaligus terakhirnya, Soesalit Djojoadhiningrat, lahir pada tanggal 13 September 1904. Beberapa hari kemudian, pada 17 September 1904, Kartini meninggal pada usia 25 tahun. Kartini dimakamkan di Desa Bulu,Kecamatan Bulu, Rembang.


http://kumpulanku-indonesia.blogspot.coM/
MAKAM R.A KARTINI



Berkat kegigihannya Kartini, kemudian didirikan Sekolah Wanita oleh Yayasan Kartini di Semarang pada 1912, dan kemudian di Surabaya, Yogyakarta, Malang, Madiun, Cirebon dan daerah lainnya. Nama sekolah tersebut adalah "Sekolah Kartini". Yayasan Kartini ini didirikan oleh keluarga Van Deventer, seorang tokoh Politik Etis

http://kumpulanku-indonesia.blogspot.coM/
Yayasan Kartini




Setelah Kartini wafat, Mr. J.H. Abendanon mengumpulkan dan membukukan surat-surat yang pernah dikirimkan R.A Kartini pada teman-temannya di Eropa. Abendanon saat itu menjabat sebagai Menteri Kebudayaan, Agama, dan Kerajinan Hindia Belanda. Buku itu diberi judul "Door Duisternis tot Licht yang arti harfiahnya "Dari Kegelapan Menuju Cahaya"". Buku kumpulan surat Kartini ini diterbitkan pada 1911. Buku ini dicetak sebanyak lima kali, dan pada cetakan terakhir terdapat tambahan surat Kartini.

Pada tahun 1922, Balai Pustaka menerbitkannya dalam bahasa Melayu dengan judul yang diterjemahkan menjadi Habis Gelap Terbitlah Terang: Boeah Pikiran, yang merupakan terjemahan oleh Empat Saudara. Kemudian tahun 1938, keluarlah Habis Gelap Terbitlah Terang versi Armijn Pane seorang sastrawan Pujangga Baru. Armijn membagi buku menjadi lima bab pembahasan untuk menunjukkan perubahan cara berpikir Kartini sepanjang waktu korespondensinya. Versi ini sempat dicetak sebanyak sebelas kali. Surat-surat Kartini dalam bahasa Inggris juga pernah diterjemahkan oleh Agnes L. Symmers. Selain itu, surat-surat Kartini juga pernah diterjemahkan ke dalam bahasa-bahasa Jawa dan Sunda.

Terbitnya surat-surat Kartini, seorang perempuan pribumi, sangat menarik perhatian masyarakat Belanda, dan pemikiran-pemikiran Kartini mulai mengubah pandangan masyarakat Belanda terhadap perempuan pribumi di Jawa. Pemikiran-pemikiran Kartini yang tertuang dalam surat-suratnya juga menjadi inspirasi bagi tokoh-tokoh kebangkitan nasional Indonesia, antara lain W.R. Soepratman yang menciptakan lagu berjudul Ibu Kita Kartini. Kini lagu tersebut sangat populer di kalangan siswa di seluruh nusantara. Lagu ibu kita Kartini menggambarkan inti perjuangan wanita untuk merdeka. Kini kemerdekaan kaum wanita diwujudkan dalam konsep emansipasi wanita.



http://kumpulanku-indonesia.blogspot.coM/
UANG INDONESIA LIMA RUPIAH BERGAMBAR R.A KARTINI


lagu "IBU KITA KARTINI"

Ibu kita Kartini
Putri sejati
Putri Indonesia
Harum namanya

Ibu kita Kartini
Pendekar bangsa
Pendekar kaumnya
Untuk merdeka

Wahai ibu kita Kartini
Putri yang mulia
Sungguh besar cita-citanya
Bagi Indonesia

Ibu kita Kartini
Putri jauhari
Putri yang berjasa
Se Indonesia


Ibu kita Kartini
Putri yang suci
Putri yang merdeka
Cita-citanya

Wahai ibu kita Kartini
Putri yang mulia
Sungguh besar cita-citanya
Bagi Indonesia

Ibu kita Kartini
Pendekar bangsa
Pendeka kaum ibu
Se-Indonesia

Ibu kita Kartini
Penyuluh budi
Penyuluh bangsanya
Karena cintanya

Wahai ibu kita Kartini
Putri yang mulia
Sungguh besar cita-citanya
Bagi Indonesia


di ciptakan oleh W.R. Supratman 



sumber wilkipedia, sejarah indonesia, dan informasi dari web lain terima kasih